Simak, Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir Jabodetabek

by -1,615 views

 

Simak, Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir Jabodetabek

PT PLN (Persero) masih melakukan pemadaman listrik bergilir untuk menyeimbangkan beban dengan pasokan listrik. Pemadaman bergilir pun dilakukan dalam 3 mabuk.

“Mohon maaf bergilir masih terjadi,” kata Pelaksana tugas Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019).

“Hari ini kami menunggu sistem jaringan dan pembangkit. Sistem pembangkit ini yang nanti kita tunggu saat ini dari PLTU-PLTU,” tambahnya.

Beberapa wilayah bergilir adalah:

Tahap pertama

Mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB dengan pemadaman listrik meliputi wilayah sekitar Teluk Naga, Jl. Pasar Kemis, Jl. Raya Serang Balaraja, Serpong, BSD Kota, Bintaro, Kebon Jeruk, Bulungan, Tanah kusir, Menteng, Kedoya Raya, Ciputat, Pesangrahan, Bandengan, Kapuk Raya, Pantai Indah Kapuk, Cikokol, Serpong, Teluk Naga, Jl. Raya Legok, Jl. Raya Karawaci dan sekitarnya.

Tahap kedua

Atara pukul 13.00-16.00 WIB yang berada di antara wilayah lain di Jl. Bitung, Jl. Raya Pasar Kemis, Jl. Raya Serang Balaraja, Gading Serpong, Jl. Raya Legok, Jl. Raya Mauk, Grogol, Daan Mogot, Cengkareng, Jl. Kyai Tapa, Cengkareng, Ciledug, Daan Mogot, Kedoya Raya, Jl. Gajah Mada, Jl. Hayam Wuruk, Jl. Curug Raya, Jl. Raya Cipondoh, Jl. Bhayangkara Serpong, Alam Sutera dan sekitarnya.

Tahap ketiga

Mulai pukul 16.00-19.00 WIB antara lain wilayah sekitar Jl. Kapuk Kamal, Jl. Batu Ceper Raya, Jl. Raya Serang, Kali Angke, Taman Anggrek, Tomang Raya, Jl. Kapuk Kamal Muara, Jl. Kapuk Kayu Besar, Jl. Setiabudi, Jl. Kuningan, Jl. Sudirman, Jl. Thamrin, Tanah Abang, Karawaci, Jl. Pasar Raya Kemis, Jatake dan sekitarnya.

Presiden Jokowi tidak puas mendengar penjelasan yang panjang lebar dari Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani terkait dengan berita tentang pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa. Kepada Jokowi, Intenasi apa yang menyebabkan listrik padam Lantaran, perpindahan transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV.

“Pejelasannya panjang sekali. Pertanyaan saya, bapak, ibu semuanya ini kan orang pinter-pinter, semua urusan listrik dan sudah bertambah tahun. Kok tahu-tahu drop itu, artinya pekerjaan yang tidak dihitung, tidak dikalkulasi,” ujar Jokowi di Kantor PT PLN Persero Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019).

Menanggapi pertanyaan Jokowi, Sripeni lalu memberikan penjelasan teknis yang menyebabkan gangguan ini tidak terantisipasi. Sripeni menyebut, sistem kelistrikan di Jawa-Bali terdapat dua sistem, yaitu sistem utara dan selatan.

Jokowi kemudian meminta PT PLN Persero untuk segera memperbaiki kerusakan segeranya. Dia tak ingin cerita listrik mati yang melanda wilayah di Pulau Jawa terulang kembali.

“Yang paling penting saya harus perbaiki segera-cepatnya. Yang memang dari beberapa wilayah yang belum hidup cepat dengan cara apa pun agar segera bisa hidup kembali,” ucap Jokowi.

Usai mengatakan hal tersebut, Jokowi pun langsung pergi meninggalkan Kantor PLN.

Sebelumnya, wilayah Jakarta dan sedang menghabiskan pemadaman listrik pada Minggu, 4 Agustus 2019, sekira pukul 12.00 WIB. PT PLN (Persero) menyatakan telah terjadi perbaikan pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV. Dampak bagi gangguan tersebut, aliran listrik ke Jakarta dan sekitarnya padam.

“Saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil,” jelas Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka, seperti dikutip dari keterangan tertertulis, Minggu, 4 Agustus 2019.

Selain itu, transisi yang dilakukan pada Transmisi SUTET 500 kV dilakukan padamnya sebanyak Area Jawa Barat.

“Sekali lagi kami meminta maaf dan menyetujui seluruh pelanggan yang terdampak dari masalah ini, kami setuju akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal,” ucap Made.