Mercedes-Benz S600 Guard, Mobil Baru Jokowi Antipeluru

by -1,156 views

 

Jakarta – Teka-teki penggantian mobil kepresidenan akhirnya terjawab. Presiden Jokowi dan wakilnya Ma’ruf dalam periode kedua pemerintahannya akan segera menggunakan Mercedes-Benz S600 Guard.

Mercedes-Benz S600 Guard ini menggantikan mobil kepresidenan sebelumnya, Mercedes-Benz S600 Pullman Guard warisan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Mobil yang akan tiba pada akhir tahun 2019 ini dibekali mesin V12 Biturbo berkapasitas 6.000cc. Dengan mesin tersebut, tenaga maksimal yang dihasilkan sebesar 537 hp dan torsi maksimal 830 Nm.

Tenaga besar ini dialirkan melalui penggerak roda belakang dengan didukung transmisi otomatis 7-percepatan. Tangki bahan bakar berkapasitas 80 liter antipeluru serta sistem pemadaman api juga disematkan di mobil ini.

Secara dimensi, mobil ini memiliki panjang 5.453 mm, lebar 1.899 mm, dan tinggi 1.498 mm serta jarak sumbu roda 3.365 mm.

Fitur Keamanan
Untuk menjaga keamanan penumpang, Mercedes-Benz S600 Guard dilengkapi sertifikat VR10 dari Ballistics Authority di Ulm, Jerman. Artinya, sertifikasi tertinggi untuk kendaraan non-militer. VR juga merupakan standar perlindungan balistik terbaru yang digunakan oleh negara-negara Eropa.

Selain bodi, fitur keamanan dilengkapi di kaca mobil berbahan polikarbonat yang dapat menjaga pecahan kaca tak terkena penumpang. Kaca ini juga memiliki ketebalan yang mampu menangkal hantaman peluru kaliber 7,62 mm.

Tak hanya tahan peluru, kendaraan dinas VVIP terbaru ini juga sudah dilengkapi sertifikasi Explosive Resistant Vehicle (ERV) 2010 yang membuatnya tahan terhadap ledakan di seluruh sisi bodi hingga bagian bawah mobil.

Penggunaan ban berteknologi Run Flat Tire (RFT) membuat mobil ini tetap mampu berjalan dalam keadaan kempis sejauh 30,5 km. Pada sisi kenyamanan, Mercedes-Benz S600 Guard sudah dilengkapi suspensi udara AIRMATIC, Anti Slip Regulation (ASR), dan Electronic Stability Program (ESP).

Dikutip dari Antara, Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, mengatakan dua mobil dinas baru diperkirakan tiba di Jakarta pada akhir tahun 2019, sehingga dapat digunakan untuk kegiatan operasional pada kabinet baru Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Berdasarkan informasi yang saya terima, sudah dilakukan prosesnya dan mungkin akhir tahun kendaraan itu sudah dapat diterima,” kata Heru di Jakarta, Jumat, 23 Agustus 2019.