Menhub Klaim Kabut Asap Riau dan Kalimantan Tak Ganggu Penerbangan

by -1,520 views

 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengklaim kabut secepatnya Kebakaran hutan Yang Terjadi di Riau Kalimantan Dan tak mengganggu penerbangan. Kendati begitu, dia berharap hutan ini bisa segera teratasi agar tidak berdampak buruk bagi masyarakat. “Sejauh ini belum ada yang serius ya, tapi ke depan kalo tidak ada upaya-upaya penyelesaian, ini akan serius,” ujar Budi di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Budi menyambut telah menugaskan Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti untuk melakukan koordinasi yang intensif dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait. Berdasarkan informasi yang diterima, Riau menjadi wilayah yang paling berbahaya akibat terparah dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tersebut. “Memang Riau yang berada di posisi paling besar, karena 2 hal, yang dari selatan itu ke arah Riau dan dari Riau enggak bisa kemana-mana, karena ada angin tertentu yang di Selat Malaka, jadi mereka (segera) berhenti di Riau,” kata Budi . Sebelumnya, Kota Pekanbaru, Riau, diselimuti kabut sesaat akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap dampak yang ditimbulkan. Asalkan mendesak kabut tersebut, Pemerintah Provinsi Riau bersama jajaran lintas sektoral telah membuat kesepakatan tentang pedoman sebagai pedoman bersama. Hal itu disetujui Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Riau dr Yohanes saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Kamis (12/9/2019). “Kita sudah membuat kesepakatan bersama tentang perencanaan penanganan perubahan kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau,” kata Yohanes.