Kekecewaan Zidane Setelah Real Madrid Bermain Imbang Lawan Valladolid

by -1,647 views

 

Real Madrid gagal meraup poin penuh ketika menjamu Real Valladolid dalam lanjutan La Liga. Dalam duel di Santiago Bernabeu, Sabtu (24/8/2019), tim besutan Zinedine Zidane tersebut hanya bermain imbang 1-1. Real Madrid lebih dulu memimpin lewat gol Karim Benzema pada menit ke-82. Hanya enam menit berselang, tim tamu menyamakan skor setelah Sergi Guardiola menjebol gawang Thibaut Courtois. Hasil yang mengejutkan itu sedikit membuat geram para pendukung Real Madrid. Sang pelatih pun kecewa,

“Itu terasa pahit di mulut saya, kami bermain di bagian tersulit. Mencetak gol tepat pada akhir babak kedua tetapi hanya tiga menit kemudian mereka (Real Valladolid) merebutnya kembali,” ujar Zidane dilansir FourFourTwo. Secara statistik, Real Madrid menguasai jalannya pertandingan. Penguasaan bola Los Blancos mencapai 67 persen dan melepaskan 22 tendangan. Sementara itu, Real Valladolid cuma memperoleh 33 persen ball possession dan membuat 9 tendangan. “Ini adalah situasi sulit. Rumit dan sulit ketika Anda tahu Anda pantas mendapatkan lebih, tiga poin, terutama mengingat semua peluang pada babak pertama, yang kami butuhkan hanyalah gol,” tegas Zidane.

Menurutnya, unggul 1-0 pada menit ke-84 seharusnya membuat permainan Real Madrid lebih praktis dan memiliki keyakinan memenangkan pertandingan saat tertekan.

“Itulah yang terjadi hari ini dan kami harus menerimanya. Kemarin saya mengatakan ini tidak akan mudah, tim mana pun dapat datang ke sini dan menyebabkan masalah,” jujur Zidane. Hasil seri tersebut memberikan pelajaran bagi Real Madrid untuk tetap konsisten dari segi permainan selama 2×45 menit. “Jika kami bermain seperti yang kami lakukan pada babak pertama, kami akan memiliki opsi nyata untuk menang,” tandas dia. Sementara itu, penampilan James Rodriguez yang tampil pertama kali pascakembali dari Bayern Muenchen dinilai cukup bagus.

“Dia bermain bagus. Dia keluar karena dia terlihat cedera dan jika itu terjadi saya memilih untuk tidak mengambil risiko,” ungkap Zidane. Disinggung soal tekanan, Zidane mengakui hal tersebut lumrah. Terlebih kekecewaan dari para pendukung. “Saya tahu ini sulit seperti memenangkan gelar. Kami membutuhkan penggemar kami bersama tim dan kami akan melakukan segalanya sebagai pemain,” tutupnya.