Ini Rute Pawai Takbiran Idul Adha di Bireuen, Peserta Dilarang Membawa Obor

by -1,114 views
Ini Rute Pawai Takbiran Idul Adha di Bireuen, Peserta Dilarang Membawa Obor
Ini Rute Pawai Takbiran Idul Adha di Bireuen, Peserta Dilarang Membawa Obor

Ini Rute Pawai Takbiran Idul Adha di Bireuen, Peserta Dilarang Membawa Obor

 

BIREUEN , Beritadalam.com – Pemerintah Kabupaten Bireuen, Aceh, melalui Dinas Syariat Islam, menggelar Festival Pawai Takbiran Idul Adha 1440 Hijriyah, Sabtu (10/8/2019) malam.

Kepala Dinas Syariat Islam Bireuen, Jufliwan kepada Serambinews.com, Sabtu (9/8/2019) menyebutkan, Festival Pawai Takbiran Idul Adha tahun ini diikuti oleh 19 kelompok atau grup.

Mereka terdiri dari instansi pemerintah, swasta, perbankan, TNI, Polri, pelajar atau siswa serta ormas, OKP, serta grup atau komunitas.

Disebutkan Jufliwan, 19 kelompok peserta yang sudah mendaftar itu terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Perkim dan LH, Dinas PUPR, Dinas Pendidikan Dayah, Dinas Ketahanan Pangan, Disdikpora, dan Tasafi Bireuen.

Selanjutnya, Batalyon Raider Khusus 113/Jaya Sakti, Inspektorat dan BKPSDM, SMAN 1 Bireuen, Satpol PP dan WH, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, BPKD, Kemenag, SMAN 2 Bireuen, Dinas Pertanian, Dishub, RSUD dr Fauziah dan Dinas Syariat Islam.

“Ada 19 kelompok peserta yang sudah dipastikan ikut Festival Pawai Takbiran Idul Adha di Bireuen, mereka nantinya akan dipilih yang terbaik atau juara 1, 2, dan 3, serta harapan 1, 2, dan 3,” kata Jufliwan.

Ini Rutenya

Rute atau jalur yang akan ditempuh oleh peserta Festival Pawai Takbiran Idul Adha tahun ini yaitu dimulai dari Meuligoe Bupati Bireuen menuju jalan protokol, simpang jalan ramai, kembali ke jalan protokol, belok kanan jalan depan BNI.

Kemudian melintasi Jalan Langgar Square, Simpang Geudong-Geudong, Jalan Geudong Alue, belok ke Jalan Kuala Raya, lalu ke Jalan Desa Pulo Kiton, lewat Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pulo Kiton.

Lalu belok ke kiri arah RSUD dr Fauziah Bireuen, melintasi Jalan T Hamzah Bendahara dan kembali atau finish di Pendopo.

“Kepada seluruh peserta dilarang membawa obor karena bisa berbahaya. Tapi kami sarankan membawa rapai atau sejenisnya, serta memakai pakaian muslim dan menyiapkan dua orang pemimpin takbir,” kata Jufliwan.(*)