Dosen IPB Abdul Basith Menyimpan 28 Bom Molotov

by -1,196 views

 

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) Abdul Basith ditangkap karena menyimpan 28 bom molotov. Abdul ditangkap di kediamannya di Tangerang pada Sabtu (28/9/2019), oleh tim Jatanras Polda Metro Jaya. Ia ditangkap bersama lima orang lainnya, yakni SG, YF, AU, OS dan SS. Namun, Argo belum menjelaskan peran kelima orang tersebut.

“Yang bersangkutan (Abdul Basith) menyimpan bom molotov 28 buah,” kata Argo kepada Kompas.com, Senin (30/9/2019). Argo menyebut, Abdul Basith merencanakan peledakan bom molotov saat aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI pada Sabtu kemarin. “(Bom molotov) untuk mendompleng demo mujahid 212 yang rencananya akan melakukan pembakaran-pembakaran di Jakarta. Kalau engga ditangkap ya bisa kejadian (peristiwa pembakaran menggunakan bom molotov),” jelas Argo.

Sementara itu, Kepala Biro Humas IPB Yatri Indah Kusumastuti menyebut, pihak kampus merasa terkejut dan sangat prihatin terhadap kabar tersebut. Yatri menegaskan, apa yang dilakukan oleh yang bersangkutan tidak ada sangkut pautnya dengan kampus IPB. Terhadap kasus tersebut, sambung Yatri, pihak kampus menghormati proses hukum yang berlaku. “Dugaan aktivitas yang dilakukan adalah tidak ada kaitannya dengan tugas yang bersangkutan sebagai dosen IPB dan menjadi tanggung jawab penuh yang bersangkutan sebagai pribadi,” ucap Yatri, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com. Adapun, Rektor IPB University Arif Satria dikabarkan tengah menjenguk AB di Polda Metro Jaya. “Saya terkejut sekali dengan berita tersebut. Malam ini saya menjenguk beliau di Polda Metro dan koordinasi dengan polisi,” kata Arif, melalui pesan singkatnya.