Detik-detik Gabriel Jesus Pukul VAR Hingga Rusak di Laga Brazil vs Peru Final Copa America 2019

by -2,035 views
Detik-detik Gabriel Jesus Pukul VAR Hingga Rusak di Laga Brazil vs Peru Final Copa America 2019
Detik-detik Gabriel Jesus Pukul VAR Hingga Rusak di Laga Brazil vs Peru Final Copa America 2019

Beritadalam.com – Ungkapan penyesalan dilontarkan striker timnas Brasil, Gabriel Jesus, setelah bertindak di luar batas dalam final Copa America 2019.

Gabriel Jesus mengukir masing-masing satu gol dan assist untuk membantu Brasil menumbangan Peru 3-1 dalam duel final di Stadion Maracana, Minggu (7/7/2019).

Namun, performa impresif pemuda berusia 22 tahun itu ternoda oleh kartu merah.

Kesal diusir wasit, ia lantas mengamuk.

Jesus memukul pembatas di bangku cadangan dan mendorong monitor Video Assistant Referee (VAR).

Monitor VAR tersebut bakal terjatuh dan mungkin saja rusak andai tak ditahan oleh seseorang.

Detik-detik Gabriel Jesus Pukul VAR Hingga Rusak di Laga Brazil vs Peru Final Copa America 2019

Sadar tindakannya keterlaluan, Jesus pun meminta maaf.
“Saya tak akan pernah bosan untuk meminta maaf kepada orang-orang terdakat saya dan juuga anak-anak yang datang ke stadion,” kata pilar Manchester City itu seperti dikutip BolaSport.com dari Globo Esporte

“Emosi saya bercampur aduk. Amarah saya meledak kala itu,” tutur Jesus.

Jesus menuntaskan kompetisi dengan koleksi dua gol.

Ia cuma kalah satu gol dari rekannya yang menyabet gelar top scorer, Everton.

Sebelumnya Timnas Brazil sukses menjadi juara Copa America 2019 setelah menundukkan Peru dengan skor 3-1 pada laga final di Stadion Maracana, Minggu (7/7/2019) atau Senin dini hari pukul 03.00 WIB.

Gol-gol Brazil dicetak Everton menit ke-15, Gabriel Jesus menit ke-45+3, dan penalti Richarlison pada menit ke-90.

Peru hanya mampu membalas lewat sepakan penalti Paolo Guerrero pada menit ke-44.

Adapun Brazil harus bermain dengan 10 orang dalam 20 menit terakhir laga setelah Gabriel Jesus diusir keluar lapangan oleh wasit Roberto Tobar.

Kemenangan ini membuat Tim Samba berhak meraih gelar Copa America yang ke-9 sejak turnamen tersebut bergulir.

Brasil juara pada edisi 1919, 1922, 1949, 1989, 1997, 1999, 2004, 2007, dan 2019.

Brazil sudah terlihat unggul setelah menguasai jalannya pertandingan dengan keunggulan penguasaan bola mencapai 54 persen berbanding 46 persen milik Peru.

Tuan rumah justru sempat tertekan pada menit-menit awal pertandingan setelah Philippe Coutinho melakukan handsball.

Wasit Roberto Tobar lalu memberikan tendangan bebas kepada Peru.

Eksekusi tendangan bebas yang diambil Christian Cueva pada menit ke-3 hanya menyamping tipis di sisi kanan dari gawang Alisson Becker.

Brazil mengambil inisiatif serangan memanfaatkan lebar lapangan dengan mengandalkan dua sisi sayap yang diisi oleh Everton dan Gabriel Jesus.

Brazil akhirnya mampu membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui sontekan kaki kanan Everton.

Ia memanfaatkan umpan silang Gabriel Jesus yang melakukan sedikit gerak tipu sebelum melepaskan umpan ke kotak penalti.

Everton yang tidak terkawal dengan santai menceploskan bola ke gawang Pedro Gallese. Brasil unggul 1-0 atas Peru.

Tim Samba nyaris menambah keunggulan pada menit ke-23 lewat Philippe Coutinho andai sontekan kaki kanannya dari dalam kotak penalti tidak melebar tipis di sisi kanan gawang Peru setelah mendapat umpan datar dari Roberto Firmino.

Peru lebih banyak mengandalkan serangan melalui sayap kiri yang dimotori oleh Andre Carillo.

Area sayap kembali menjadi andalan Brasil dalam membangun serangan.

Brasil harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-70 setelah Gabriel Jesus menerima kartu kuning keduanya akibat melanggar keras Carlos Zambrano.

Protes dilancarkan oleh Jesus, tetapi wasit bergeming pada keputusannya.

Peru memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan melakukan serangan balik melalui sayap kiri yang dimotori oleh Andre Carillo.

Peru nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-74 andai sepakan kaki kiri Miguel Trauco dari dalam kotak penalti tidak digagalkan oleh Alisson.

Keadaan berbalik dengan Peru yang mulai berani tampil menekan setelah Brasil hanya bermain dengan 10 pemain.

Brasil justru lebih banyak bertahan dan sesekali melakukan serangan balik lewat Everton.

Tim Samba memperlebar keunggulan menjadi 3-1 lewat sepakan penalti pemain pengganti, Richarlison, pada menit ke-90.

Hadiah penalti diberikan menyusul pelanggaran yang dilakukan Carlos Zambrano terhadap Everton, yang melakukan aksi individu menembus barikade pertahanan Peru.

Protes sempat dilancarkan kubu Peru menyusul keputusan wasit yang menunjuk titik putih.

Wasit Roberto Tobar kembali memutuskan melihat VAR untuk meninjau kembali dan sang pengadil lapangan tetap memutuskan hukuman penalti bagi Peru.

Sorak sorai para pendukung bergemuruh usai gol ketiga Brasil tercipta yang menandakan tim mereka di ambang juara Copa America 2019.

Akhirnya wasit Roberto Tobar meniup peluit panjang tanda babak kedua berakhir.

Brasil unggul 3-1 atas Peru dan berhak meraih gelar ke-9 mereka di Copa America.

Brasil 3-1 Peru (Everton 15′, Gabriel Jesus 45+3′, Richarlison pen-90′; Paolo Guerrero pen-44′)

Susunan pemain Brasil versus Peru:

Brasil (4-2-3-1): 1-Alisson Becker; 13-Dani Alves, 4-Marquinhos, 2-Thiago Silva, 12-Alex Sandro; 8-Arthur Melo, 5-Casemiro; 9-Gabriel Jesus, 11-Philippe Coutinho (14-Eder Militao 77′), 19-Everton (15-Allan 90′); 20-Roberto Firmino (21-Richarlison 75′).

Pelatih: Tite

Peru (4-2-3-1): 1-Pedro Gallese; 6-Miguel Trauco, 2-Luis Abram, 15-Carlos Zambrano, 17-Luis Advincula; 19-Yoshimar Yotun (11-Raul Ruidiaz 79′), 13-Renato Tapia (23-Christian Gonzalez 82′); 20-Edison Flores, 8-Christian Cueva , 18-Andre Carillo (Andy Polo ; 9-Paolo Guerrero

Pelatih: Ricardo Gareca.