BIG Anggap Wajar Peta Tsunami LIPI ‘Hanya’ Rp500 Juta

by -1,231 views
BIG Anggap Wajar Peta Tsunami LIPI 'Hanya' Rp500 Juta
BIG Anggap Wajar Peta Tsunami LIPI 'Hanya' Rp500 Juta

BIG Anggap Wajar Peta Tsunami LIPI 'Hanya' Rp500 Juta

Badan Informasi Geospasial ( BIG ) memberi komentar terkait pembuatan peta rendaman tsunami skala 1: 10.000 oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI ). Sebelumnya, LIPI mengatakan biaya untuk membuat peta mitigasi bencana tsunami di Jawa Selatan hanya membutuhkan biaya Rp500 juta.

Peneliti geografi dan tata ruang BIG, Yosef Prihanto mengatakan biaya pembuatan memang ditentukan oleh berbagai hal. Dijawab adalah metode, peralatan, skala peta untuk merinci informasi di dalam peta.

Melihat rencana peta rendaman tsunami tersebut, Yosef bisa memaklumi dana Rp500 juta untuk membuat peta.
“Kalau melihat penjelasan Pak Eko, maka saya memaklumi biaya yang diminta. Berarti dibuat peta permodelan,” ujar Yosef yang dihubungi CNNIndonesia.com , Kamis (1/8).

Yosef mengatakan komponen paling mahal dalam pembuatan peta adalah pengadaan data dan biaya survei untuk melakukan validasi. Validasi menurut Yosef sangat diperlukan untuk peta permodelan.

“Validasi sangat diperlukan jika pemetaan ini adalah hasil permodelan. Pengambilan lokasi yang dipetakan pada lokasi yang diperintahkan dan dipetakan dengan kerincian yang lebih tinggi berimplikasi pada biaya yang semakin mahal,” kata Yosef saat.
Yosef menjelaskan dalam konteks pemetaan, termasuk komponen biaya yang dapat dibedakan menjadi komponen biaya bahan (data dan sewa alat), dan komponen biaya pengolahan (pembuatan model / pengukuran dan pengolahan).

Selain itu ada juga biaya survei untuk pengukuran lapangan atau validasi dan komponen biaya produksi hasil akhir kemudian berupa peta cetak atau peta digital yang lengkap (tata letak penuh).

Sebelumnya Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Eko Yulianto mengatakan dirinya bersama tim peneliti di Pusat Penelitian Geoteknologi tengah menyusun peta tersebut dalam skala detail 1: 10.000.
Skala peta ini lebih detail dibandingkan peta-peta rendaman tsunami lainnya. Ia mengatakan peta rendaman tsunami pantai Selatan Jawa akan menghabiskan dana sebesar Rp500 juta.

Peta tersebut memiliki skala 1: 10.000 dan akan lebih detail menggambarkan rendaman tsunami. Ia mengatakan peta topografi yang paling detail di Indonesia skalanya baru 1: 25.000. Peta akan mengombinasikan peta batimetri, peta topografi, dan basis parameter sumber gempa.

“Jadi kita model kan tsunami dengan parameter dasar sumber gempa. Kalau gempa 9 skala richter maka akan diangkat ke atas volume udara laut, ganti yang dikirim ke daratan, butuh peta batimetri, dan peta topografi berskala besar,” kata Eko