Bea Cukai Soekarno-Hatta Musnahkan Hasil Penindakan

by -985 views

 

Setelah melalui proses perpanjangan dan pembinaan, untuk pertama kalinya, PT Bintang Megah Jaya Perkasa melakukan ekspor berupa ikan raja segar (mackerel) dan ikan kerapu segar sebanyak 570 kg hasil perikanan di Kota Sorong. Ekspor pada hari Jumat, 13 September.

Ini merupakan ekspor perdana melalui Bandara Domine Eduard Osok, setelah sebelumnya diminta oleh Bea Cukai Sorong untuk proses ekspor yang diminta.

PT Bintang Megah Jaya Perkasa tidak perlu lagi membeli produk melalui bandar udara lain karena bisa melakukan ekspor langsung.

Diharapkan momen ini menjadi stimulus bagi pengusaha lainya agar melakukan ekspor langsung dari Sorong, mengingat potensi ekspor yang dapat dilakukan.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Papua, Akhmad Rofiq, mengungkapkan bahwa pelayanan yang dilakukan Bea Cukai Sorong ini merupakan pelaksanaan tugas dan fungsi Bea Cukai sebagai Bantuan Industri dan Fasilitator Perdagangan di Indonesia.

“Bea Cukai harus memiliki fungsi sebagai Fasilitator Perdagangan dan Bantuan Industri, sehingga dituntut untuk dapat mendukung dan mendukung industri agar dapat melakukan proses bisnis dengan baik dan mengembangkan usahanya. Tentu setelah adanya proses bisnis di Papua ini, akan dapat meningkatkan pendapatan daerah dan nasional, ”ungkap Akhmad.

Sesuai dengan arahan Presiden dan Menteri Keuangan, Bea Cukai mendorong dan mengupayakan agar muncul eksportir-eksportir baru di wilayah Papua dan Papua Barat, memberikan pelayanan semaksimal mungkin, memfasilitasi eksportir dan tidak menggunakan proses bisnis, meningkatkan ekspor dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.