Abu Vulkanik Gunung Sinabung Hancurkan Ribuan Hektar Lahan Pertanian

by -1,370 views

Beritadalam.com – Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumatera Utara mencatat, 5.916 luas lahan pertanian di tiga kecamatan di Karo: Kutabuluh, Payung dan Namanteran dan lahan di Berastagi rusak akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Sinabung.

‘Total luas lahan terdampak itu, 4,208 hektar merupakan lahan tanaman pangan, yaitu jagung dan padi di Kecamatan Kutabuluh, sawah berumur 70-100 hari yang terpapar seluas 8 hektar, tanaman jagung sementara yang tanaman padi seluas 4,200 hektar dan saat ini dibuka 60-80 hari, ” terang Marino, Kepala UPTD Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara.

Marino menambahkan, pihaknya mengumumkan agar petani melakukan penyiraman agar debu yang dapat dihilangkan dapat dihilangkan. Dengan demikian, lanjut dia, proses fotosintesis tetap dapat berjalan.

Menyemprotkan air ke seluruh tanaman yang mengandung abu agar-agar tanaman dapat berfotosintesis kembali dan dapat dihasilkan dapat dipanen kembali.

Terpisah, Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Karo, Natanail Perangin-angin mengatakan, saat ini, pihaknya bersama Dinas Pertanian Kabupaten Karo dan kelompok tani di sana melakukan penelitian di pertanian yang terkait dengan abu vulkanik. “Ada yang semprot dengan udara, ada juga yang menggunakan blower,” jelasnya.

Selain itu, Petugas BPBD bersama Polres Karo dan Dinas Pemadaman Kebakaran Kabupaten Karo melakukan pembersihan jalan-jalan yang tertutup abu vulkanik. ” Tapi, kalau rumah belum, ”tutur Natanail.

Seperti diketahui, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, meletus dengan tinggi kolom abu mencapai 7.000 meter di atas puncak pada Minggu (9/6) pukul 16.28 WIB. Biarkan ini menjadi yang terbesar sejak status Sinabung diturunkan pada Senin (20/5) dari Awas (level IV) menjadi level Siaga (level III).

Tercatat sebaran abu vulkanik Sinabung telah mencapai 20 km ke arah Tenggara. Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Kesalahan ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi ± 9 menit 17 detik. Terjadi awan panas ke arah tenggara 3,5 km dan selatan 3 km serta terdengar suara gemuruh sampai ke pos pemeriksaan Gunung Sinabung.

Berita telah tayang di pospapua diisi oleh beritadalam.com (lambeturah)